Idea

Dirgahayu Purworejo 188 Tahun. Akselerasi Langkah Atau Ketinggalan Selamanya?

Oleh: Ir. Bambang Sutrisno ( Komisi X DPR RI)

Sebagai warga asal Purworejo. Orang tua dari Brenggong, tentu ikut senang wilayah ini masuk usia 188 tahun sesuai sejarahnya. Semoga Kabupaten Purworejo bisa cepat mengejar ketertinggalannya dan merubah kesan dari daerah pensiunan yang tenang-tenang secukupnya menjadi wilayah Jateng Selatan yang modern dengan tetap menjaga nilai-nilai budayanya yang kental, adiluhung.

Kehadiran bandara baru, proyek NYIA, perluasan kawasan wisata Borobudur, bahkan besok ada Waduk Guntur Bener, akan membuat Kabupaten Purworejo akan dibanjiri wisatawan dalam dan luar negeri.
Pertanyaannya, siapkah Kabupaten Purworejo menghadapi tantangan yang sudah di ada di depan mata? Karena NYIA April 2019 direncanakan sudah digunakan untuk menerima flight internasional?

Kabupaten Purworejo harus cepat:

1. Sosialisasikan tata ruang baru
2. Siapkan berbagai fasilitas 3 A wisata (amenitas, atraksi, aksesibilitas)
3. Membuka destinasi baru
4. Menyiapkan SDM

Setidaknya untuk menjawab pertanyaan kalau kita ke Kabupaten Purworejo, apa yang di lihat, dibanggakan, bisa dibawa pulang dan sebagainya.

Kesempatan meraup rejeki dari kehadiran wisatawan ini harus jadi target, sehingga koordinasi di daerah sangat penting untuk menyatukan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Purworejo.

188 tahun usia Kabupaten Purworejo, adalah suatu usia yang spektakuler sekali, mengingat Republik Indonesia saja baru berusia 74 tahun, tentu ada yang istimewa dan ada sejarahnya.

Legenda tentang Kawasan Bagelenan harus terus diangkat baik tulisan maupun seni budayanya, kalau perlu segera sayembarakan penulisan dan lombakan pagelaran seni budayanya. Kita punya banyk tokoh budaya yang terkenal, tinggal siapa yang mau memulai?

Promosikan juga tempat-tempat yang baik untuk kegiatan selfi seperti Jogjakarta yang kreatif mengolah alamnya untuk pariwisata. Lombakan hasil-hasil selfi di lokasi-lokasi wisata baru yang banyak di Kabupaten Purworejo.

Lombakan hasil-hasil kerja ekonomi kreatif khas Purworejo sehingga bisa ditemukan yang benar-benar “genue” dan membanggakan kita sebagai “anak Bagelènan”.

Semoga bisa dimulai.👍👍