Historiana

Kyai Taptajani Kakang dari Tuanku Guru Loning-Purworejo

Oleh: Ravie A Basyaiban

Kyai Taptajani adalah salah satu putera dari ( putra nomor 4 ) Kyai Nur Iman Mlangi, dengan istri dari daerah Gegulu.

Dengan kata lain, Kyai Taptajani adalah salah satu kakak dari Simbah Guru Loning, Purworejo. Kyai Taptajani dulu menjabat sebagai Adipati Sempon Kedu atau Bedono.

Ibu dari Simbah Kyai Loning adalah Nyai Ngadiluwih ( istri terakhir Kyai Mlangi ). Seorang etnis Tionghoa dari wilayah Wojo atau Kuwojo Bagelen sekarang.Makamnya di Kedungus Kabupaten Purworejo. Ditengah sawah. Mungkin di Purworejo lebih di kenal Dungus.

Simbah Nyai Ngadiluwih, melahirkan di rumah Kaum Kedungus. Kaum Kedungus adalah salah satu murid kinasih Kyai Nur Iman Mlangi. Kaum Kedungus berputra Kyai Zarkasyi yang menurunkan Kyai Sidiq kemudian Kyai Nawawi dan Kyai Chalwani Berjan.

Waktu lahir putra Nyi Ngadiluwih dinamakan RM Mansyur kemudian setelah dewasa ditambahi nama menjadi RM Mansyur Muhyidin Arrofi, dikenal dengan Tuanku Guru Loning. Beliau menjadi Mursyid Tariqah Syatarriyah. Menggantikan Simbah Alim Bulus.

Salah satu murid kinasih Kyai Guru Loning bertugas menjaga dan merawat kebun rambutan miliknya adalah Imam Puro. Nantinya menggantikan sebagai Mursyid Syatarriyah. Sampai sekarang masih banyak kebun rambutan di kompleks Masjid Loning.

Waktu membuka daerah Loning, Simbah Guru Loning dibantu oleh Mbah Glondong Dipomenggolo (makamnya diluar) sebelah barat dibawah pohon besar).

Salah satu keturunan dari Dipomenggolo adalah Ki Soetarko Hadiwacana Kutoarjo. Simbah Guru Loning juga guru dari Pangeran Diponegoro. Istri Pangeran Diponegoro atau dari putra Simbah Loning adalah Retna Kumala.

Kyai Mansyur Muhyidin Arrofi Loning, meninggal tahun 1855. Misal Pangeran Diponegoro jadi menantu tinggal di lacak saja garwa namanya siapa.Barangkali ada yang dari Loning. Karena saat itu, daerah Bagelen satu-satunya nama Kyai Rofii mengacu ke Loning.

Kyai Rofii sebagai mertua Pangeran Diponegoro tinggal di lacak saja juga garwa nama siapa, karena ada yang sama namanya dengan nama putra Simbah Muhyidin Arrofi Loning.

About the author

pronect

5 Comments

Click here to post a comment