Ekspresi

Single “Terdiam”, Menandai Penyanyi Anjar Duta Untuk Istiqomah

Pria lajang ini sebaya dengan saya. Dari sebagian besar jejaring pergaulan, mencari ide dan pergumulan dalam dunia kreatif dia, sedikit banyak saya paham.

Kabar dari Anjar Duta, yang baru saja melaunching single “ Terdiam” di Desember 2019 ini tidak membuat saya terkejut sama sekali.

Puji Tuhan, di tengah senjakala dan titik nadir industri musik yang di alami para label besar, tapi ini memunculkan peluang, celah dan berkat semesta lain buat teman-teman musisi lokal. Tentu saja buat dirinya juga.

Sekarang, disrupsi dan akselerasi digital, mau tak mau juga mempengaruhi cara berkarya, wahana dan selera masa juga. Tak terkecuali dengan lelaki 30 tahun jebolan sinematografi IKJ Jakarta ini.

Anjar Duta yang dianugerahi bakat seni turun temurun dari Bapak dan Ibu nya yang seorang pemain teater, dan bakat politik atau organisasi dari Kakek dari pihak Ibunya, legenda dari Priuk, Daeng Rahman. Tentu di anugerahi Tuhan talenta yang luar biasa. Kombinasi “ taste” dan “ emosi atau visi.”

Di pupuk dari kecil dengan ikut banyak festival musik. Dan beranjak di sekolah menengah aktif di band, teater serta panjat gunung.

Pergumulan paska “drop out” dari IKJ Jakarta banyak di habiskan di simpul Maiyah nya Cak Nun, jejaring Ikatan Pemuda Nahdlatul Ulama, Jazz Kemayoran dan lingkar seni lainnya di pinggiran ibukota dan kota-kota sekitar Kedu Selatan & Jogjakarta.

Satu album pun sudah berhasil ia luncurkan beberapa tahun lalu. Video klip, perform di beberapa stasiun televisi. Bahkan terjun bebas, dengan mencari peruntungan hidup & meneruskan bakat organisasi-manajemen ( di bidang art) dengan membuat beberapa programa musik keliling dan festival daerah.

Anjar yang seorang Gusdurian ini memiliki ethos yang tinggi dalam passion musik memang.

Era sekarang di tengah peluang ekonomi dan berkarya di bidang musik dengan cara mengkover dari lagu orang lain, ia tetap ikut dengan cara ini. Tapi, ternyata gol nya ialah berupa single-single original buatannya yang di launching di kanal sosial media.

Pun, sedari dulu sudah ada stock puluhan lagu yang ia edit, kumpulkan dan tinggal sewaktu-waktu ada momentum yang tepat dan jiwa yang tergugah mungkin yang akan memberi ruang dan nasib ke karya-karya tadi.

Ya, sebagai sahabat, saudara dan pemerhatimu dari jauh. Saya hanya bisa memberi ucapan selamat. Pun toh membantu dirimu untuk mencapai visi besar dan semesta yang mendukung dengan frekuensimu itu pasti terjadi.

Keep strong guys…….