Community

Ultah Purworejo Satu Irama (PSI) di Tambun-Bekasi

Oleh: Admin

Paguyuban Purworejo Satu Irama, dari awal didirikan bersama-sama tujuannya agar segenap masyarakat Purworejo baik di Purworejo, atau luar bisa dalam satu derap langkah, satu cita dan satu irama dalam wadah Purworejo Satu Irama.

Membangun persaudaraan, saling asah, asih dan asuh dengan semangat giat rias. Guyup ingkang agawe tentrem, rukun ingkang agawe santoso. Bersama-sama membangun Kabupaten Purworejo tercinta.

Tak terasa, dirgahayu ke 3 Paguyuban Satu Irama ( PPSI) ke 3, bisa di rayakan walau secara sederhana di Tambun Bekasi. PPSI Jabotabek sebagai koordinator bersama mengemas acara ini di rumah saudari Any Nesyalewi. Di barengkan dengan acara arisan rutin PPSI.

Dalam acara yang tampak di hadiri peserta arisan resmi PPSI Jabotabek, datang juga Sarwo Kenari, Koordinator PSI dari Semarang, David Setiawan Koordinator dari Purworejo, Jaya Yudantoro dari Pakuwojo, Faturohman dan sedulur Purworejo lainnya.

Dalam forum cair ini selain arisan juga membahas isu-isu Purworejo terkini, dan gerakan bersama atau langkah untuk membuat maju perantau dari Purworejo di Jabotabek.

Beberapa isu dan tema itu antara lain perihal Koperasi Pakuwojo Mandiri Jaya, visi misi PPSI dan suport dari luar negeri yang begitu baik, perihal pemilihan desa yang sebentar lagi serentak di Kabupaten Purworejo dan banyak lainnya.

Jaya Yudantoro,sebagai sesepuh komunitas di Jabotabek juga menyatakan “ Ya, PPSI sebagai sarana melatih kedewasaan dan latihan berorganisasi. Sebagai komunitas, organisasi derma, non profit apa sih yang di cari selain “ rumaket”, guyub tambah sedulur di rantau, dan syukur-syukur kalau ada peluang perbaikan ekonomi ya kita garap bersama.” urai Bapak tiga putra asal Demangan Banyuurip ini.

Acara PPSI di Tambun-Bekasi ini di tutup dengan pemotongan kue dan tumpeng, lantas di sambung dengan poto bersama sembari di ucap doa & ikrar agar PPSI ke depan semakin bermanfaat dan bisa berkontribusi lebih baik untuk warga atau Kabupaten Purworejo tercinta sebagai tanah kelahiran.