Activity

Yuk Nikmati Safest 2019, Bertema ” Heaven & Earth”

Oleh: Suzie Rain

Geliat seni di Kabupaten Purworejo terlihat semakin menguat. Terbukti dari beberapa event dan festival yang akhir-akhir ini digelar secara berkesinambungan.

Luar biasa. Itu yang tampak. Animo penggiat seni, penikmat, pengamat, dan masyarakat seolah membaur menjadi satu dalam menyemarakkan event.

Acara terdekat yang diusung kali ini adalah Sawunggalih Art Fastival (Safest) 2019. Perhelatan yang mengusung tema ‘Heaven & Earth’ itu menjadi kolaborasi antara seniman dan penggiat seni di luar pertunjukan.

Mereka berupaya mengedukasi seni bagi pelajar dan mahasiswa Purworejo dalam bentuk workshop kreativitas tari, musik, dan seni rupa oleh para instruktur atau seniman pilihan panitia.

Safest 2019 menjadi satu event yang spesial. Bukan hanya dari pilihan pengisi acara, dan keseriusan dalam pengerjaannya. Namun, event ini sudah mampu merebut perhatian dari sekadar pemilihan tema.

Tema yang diangkat event ini selalu berhasil membuat kita berpikir jauh tentang makna kehidupan, dan mengajak dalam perenungan yang lebih dalam.

Sebagaimana tema Safest kali ini, ‘Heaven & Earth’ mencoba memberi pemahaman kepada kita bersama untuk lebih mencintai tanah leluhur, membumi dalam bersikap dan berfikir, serta semua kebaikan yang dilakukan dengan tulus tanpa pamrih, maka kebaikan pula yang akan kita dapat (surga). Dan sesungguhnya, bumi leluhur adalah surga bagi kita.

Cinta tanah leluhur itu bisa dimanifestasikan sebagai kecintaan kita pada tanah air. Rasa nasionalisme yang tinggi dalam membelanya hingga titik darah penghabisan, diimbangi dengan tindakan-tindakan aktual yang membumi.

Di mana esensi dari keseluruhan tindakan adalah sama, yaitu menciptakan kebahagian, kedamaian yang berasal dari harmonisasi diri kita, alam semesta dan pencipta.

Seluruh seniman yang terlibat event ini sudah pasti akan mengeksplorasi total tema yang diusung. Mereka akan memadukan latar panggung yang sempurna, dengan dukungan bangunan heritage tahun 1800 awal, di Stasiun Purworejo Lama.

Event ini didukung sepenuhnya oleh Diaspora, Dewan Kesenian dan Pemkab Purworejo. Beberapa penampil yang siap beraksi di atas panggung adalah Komunitas Lima Gunung Magelang, Rumah Banjarsari Surakarta, ditambah pengisi acara lain yang berkualitas dari sepenjuru nusantara. Penampil-penampil pilihan berkelas yang sudah terbukti dedikasinya dalam profesian mereka.

So, catet besar-besar di agenda. Tanggal 5-6 Oktober 2019, pukul 19.00 wib, bertempat di Stasiun Purworejo Lama.

Jadilah saksi mata bagaimana para seniman Purworejo berkolaborasi dengan beberapa seniman luar. Luangkan waktu untuk menikmati festival tahunan terbaik di Jawa Tengah ini.